Pemrograman Dasar Arduino Ide

pemrograman dasar

Di dalam bahasa pemrograman arduino dibagi menjadi tiga bagian utama yaitu functions, value (variabel dan konstanta), dan structure. 

Apa yang harus dipelajari sebelum memulai pemrograman Arduino? Ada beberapa perintah atau sintak yang perlu kita ketahui sebelum memulai pemrograman Arduino, yang mana perintah-perintah ini sering digunakan untuk memprogram board arduino antara lain:

Functions

Digunakan untuk mengontrol arduino dan melakukan perhitungan. Functions yang sering digunakan yaitu:

Digital I/O

digitalRead()

Digunakan untuk membaca nilai dari pin-pin digital, bisa bernilai tinggi (high) atau bernilai rendah (low). 

Penulisan: 

digitalRead(pin)

Dimana, pin merupakan nomor pin arduino yang ingin kita baca.

Contoh: 

void setup() {
pinMode(8, OUTPUT); // dihubungkan ke led
pinMode(5, INPUT); // input push bottom
}
void loop() {
if (digitalRead(5) == HIGH) { // Baca PIN 5, jika bernilai tinggi (high) maka pin 8 / led menyala
digitalWrite(8, HIGH); 
} else {
digitalWrite(8, LOW); 
}
delay(5); 
}
 

digitalWrite()

Digunakan untuk memberi nilai tinggi (high) atau rendah (rendah) ke pin-pin digital.

Penulisan:

digitalWrite(pin, value)

Dimana, pin merupakan nomor pin arduino dan value untuk memberikan nilai HIGH or LOW.

Contoh: 

void setup() {
pinMode(8, OUTPUT); // dihubungkan ke led
pinMode(5, INPUT); // input push bottom
}
void loop() {
if (digitalRead(5) == HIGH) { 
digitalWrite(8, HIGH); //pin 8 yang terhubung ke LED bernilai tinggi (LED menyala)
} else {
digitalWrite(8, LOW); // pin 8 yang terhubung ke LED bernilai tinggi (LED menyala)
}
delay(5); 
}
  

pinMode()

Digunakan untuk mengonfigurasi pin sebagai masukan atau keluaran. 

Penulisan: 

pinMode(pin, mode)

Dimana, pin merupakan nomor pin arduino yang akan dikonfigurasi dan mode untuk memfungsikan pin sebagai INPUT, OUTPUT, or INPUT_PULLUP. 

Contoh: 

void setup() {
pinMode(8, OUTPUT); // pin 8 difungsikan sebagai output 
pinMode(5, INPUT); // pin 5 difungsikan sebagai input 
}
void loop() {
if (digitalRead(5) == HIGH) { 
digitalWrite(8, HIGH); 
} else {
digitalWrite(8, LOW); 
}
delay(5); 
}

 

Time

delay()

Digunakan untuk memberikan nilai jeda pada program selama jangka waktu (milidetik). 

Penulisan: 

delay(ms)

Dimana, ms: waktu jeda dalam milidetik. 

Contoh: 

void setup() {
pinMode(8, OUTPUT); 
pinMode(5, INPUT); 
}
void loop() {
if (digitalRead(5) == HIGH) { 
digitalWrite(8, HIGH); 
} else {
digitalWrite(8, LOW); 
}
delay(5); // waktu jeda 5 milidetik
}
  

Structure

Merupakan elemen dari pemrograman arduino. Structure yang sering digunakan yaitu:

Sketch

loop()

Fungsi ini akan dijalankan setelah fungsi setup. Setelah itu fungsi ini akan terus dijalankan berulang kali dan akan berhenti jika kita melepaskan catu daya arduino dari sumber listrik.

Contoh: 

void setup() {
pinMode(8, OUTPUT); 
pinMode(5, INPUT); 
}
void loop() { // fungsi ini akan terus dijalankan berulang kali
if (digitalRead(5) == HIGH) { 
digitalWrite(8, HIGH); 
} else {
digitalWrite(8, LOW); 
}
delay(5); 
}

 

setup()

Digunakan untuk menginisialisasi variabel, mode pin, library dan lain-lain. Fungsi setup () hanya akan berjalan satu kali. 

Contoh: 

void setup() // hanya akan berjalan satu kali. 
{
pinMode(8, OUTPUT); 
pinMode(5, INPUT); 
}
void loop() {
if (digitalRead(5) == HIGH) { 
digitalWrite(8, HIGH); 
} else {
digitalWrite(8, LOW); 
}
delay(1); 
}
  

 

Further Syntax

// (single line comment )

Digunakan untuk membuat catatan pada program. Jika pada program kita ketikkan // maka apapun yang diketik pada baris seletah tanda // tersebut tidak akan dibaca oleh program. 

Contoh: 

void setup() // dijalankan sekali
{
pinMode(8, OUTPUT); // pin 8(led Merah) sebagai digital output
pinMode(5, INPUT); // pin 5 input tombol 1
}
 

/* */ (multi line comment)

Digunakan untuk membuat catatan pada program yang lebih dari satu baris. Apapun yang diketikkan diantara dua tanda ini tidak akan dijalankan oleh program. 

Contoh: 

/*
  Blink
  Turns an LED on for one second, then off for one second, repeatedly.
  Most Arduinos have an on-board LED you can control. On the UNO, MEGA and ZERO it is attached to digital pin 13, on MKR1000 on pin 6. LED_BUILTIN is set to the correct LED pin independent of which board is used.
  If you want to know what pin the on-board LED is connected to on your Arduino model, check the Technical Specs of your board at:
  https://www.arduino.cc/en/Main/Products
  modified 8 May 2014
  by Scott Fitzgerald
  modified 2 Sep 2016
  by Arturo Guadalupi
  modified 8 Sep 2016
  by Colby Newman
  This example code is in the public domain. https://www.arduino.cc/en/Tutorial/BuiltInExamples/Blink
*/
void setup() {
  pinMode(LED_BUILTIN, OUTPUT);
}
void loop() {
  digitalWrite(LED_BUILTIN, HIGH);   
  delay(1000);                      
  digitalWrite(LED_BUILTIN, LOW);    
  delay(1000);                       
}
  

; (semicolon)

Digunakan untuk mengakhiri kode program.

Contoh:

void setup() {
pinMode(8, OUTPUT); 
pinMode(5, INPUT);
}
  

{} (kurung kurawal)

Digunakan untuk mendefinisikan awal dan akhir dari kode program.

Contoh: 

void setup() 
{  // awal
pinMode(8, OUTPUT); 
pinMode(5, INPUT); 
}  // akhir
  
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url